Tampilkan postingan dengan label Tersenyumlah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tersenyumlah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Januari 2013

Kisahku dengan Ibi-ibu di Angkot 06A


Senin, 07-01-2013; Nif naik angkot yg di dlm nya ada 3 orang wanita, ibu-ibu berjilbab lumayan panjang, jilbab yg seleher & mba yg pakai rok mini

Benar Saya Memang Setan


Kisah ini diceritakan oleh seorang ikhwah, di mana beliau juga mendengarkannya dari seorang dosen yang mengajar di salah satu fakultas di universitas negri Makasar.

Disebuah pasar seorang wanita berjilbab besar lengkap dengan cadarnya lewat di depan wanita penjual sayur, tiba-tiba penjual sayur itu nyeletuk: "Awas ada setan lewat"

Selasa, 25 Desember 2012

Oh Aku Lupa!!

Ada seorang guru yang selalu meninggalkan Hpnya di rumah dan tidak membawanya ketika mengajar. Namun Qadarullah, pada suatu hari ia lupa meninggalkan HPnya di rumah dan ia malah membawanya di dalam tas. Ketika sedang mengajar terdengarlah suara HP berdering. Maka guru tersebut pun berkata dengan nada marah kepada murid-murid di sekitarnya:"Matikan HP kalian." Namun tidak ada satupun dari mereka yang mematikan HPnya, karena memang itu bukan suara HP mereka. Dan setelah berkali-kali berdering, ternyata bunyi dering itu berasal dari tas guru tersebut, yang lupa meninggalkan HPnya di rumah.

Mematahkan Keyakinan Lelaki Berambut Panjan

Seorang teman sebut saja Ayub bercerita bahwa ia dengan beberapa temannya pergi untuk meruqyah seorang pria. Sesampainya mereka di sana, mereka melihat seorang pria berambut panjang, kemudian pria itu berkata: "Kalian thau kenapa rambutku ini panjang?, rambutku panjang karena tidak ada yang sanggup untuk memotongnya. Gunting, pisau semuanya tidak ada yang bisa memutus rambutku ini"

Senin, 24 Desember 2012

Ternyata Budaknya Lebih Pandai Dariku

Qutaibah berkata: "Datang kepadaku seorang budak perempuan dengan membawa hadiah".

Aku (Qutaibah) berkata kepadanya: "Sungguh majikanmu telah mengetahui bahwa aku tidak menerima hadiah"

Budak perempuan: "Kenapa?"

Penipu Ditipu

Sahlun Al-Khalathi bercerita: "Diceritakan kepadaku bahwa dua orang penipu mencuri keledai. Kemudian salah seorang dari mereka membawa keledai tersebut untuk dijual, ketika ia berjalan membawa keledai itu, ia menjumpai seseorang yang membawa wadah yang berisi ikan. Tiba-tiba orang itu berkata: "Apakah engkau ingin menjual keledai itu?"

Sesama keledai

Suatu hari Juha naik keledai melewati sekelompok orang, lalu salah seorang di antara mereka ingin meledeknya dengan berkata:"Wahai Juha aku telah mengenal keledaimu, akan tetapi aku belum mengenalmu." Juha menjawab:"Itu hal yang wajar, karena sesama keledai saling mengenal"